Bandung, Dikte.id | Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung bekerja sama dengan akademisi Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) mengembangkan inovasi untuk mengatasi permasalahan jalan bergumpal akibat genangan air. Alhamdulillah, hasil penelitian tersebut telah diterbitkan dalam Jurnal Konstruksi Infrastruktur Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon.
Di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur akibat urbanisasi dan globalisasi, sektor konstruksi jalan menjadi tulang punggung perekonomian modern. Namun demikian, tantangan besar masih dihadapi, yaitu bagaimana membangun dan memelihara jalan yang lebih kuat, lebih cepat dalam pengerjaan, hemat biaya, serta tetap ramah lingkungan.
Melalui inovasi ilmiah yang digagas oleh Asep Subrata, S.T., M.K.P., Kepala UPTD Sarana dan Prasarana Wilayah Banjaran, solusi konkret berhasil dirumuskan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, khususnya di wilayah yang kerap terdampak genangan air. Inovasi ini berfokus pada optimalisasi pemeliharaan rutin jalan menggunakan material asphaltic kedap air sebagai langkah efektif dan efisien dalam menangani kerusakan jalan dalam kondisi genangan air.
Material kedap air tersebut dirancang untuk mencegah air meresap ke dalam struktur perkerasan jalan, menutup pori-pori permukaan aspal, serta meningkatkan daya tahan dan kekuatan jalan. Dengan demikian, umur layanan jalan dapat diperpanjang dan potensi kerusakan seperti bergumpal maupun berlubang dapat diminimalkan. Selain aspek teknis, inovasi ini juga memperhatikan prinsip keberlanjutan lingkungan sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Proses pengembangan inovasi dilakukan melalui tahapan identifikasi permasalahan, analisis data teknis dan kondisi lapangan, perancangan solusi, hingga implementasi dan evaluasi hasil. Dari tahapan tersebut, diperoleh teknologi yang mampu meningkatkan ketahanan jalan terhadap genangan air sekaligus mendorong efisiensi anggaran pemeliharaan rutin.
Tujuan dari inovasi ini untuk percepatan penanganan kerusakan jalan aspal yang bergumpal atau berlubang, peningkatan umur layanan jalan, efisiensi anggaran pemeliharaan rutin, serta percepatan tindak lanjut terhadap laporan kerusakan jalan.
Penggunaan material kedap air asphaltic dinilai sangat efektif untuk mencegah infiltrasi air ke dalam struktur perkerasan yang selama ini menjadi penyebab utama kerusakan jalan beraspal.
Dengan adanya inovasi ini, diharapkan kualitas infrastruktur jalan di Kabupaten Bandung semakin meningkat, keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan lebih terjamin, serta pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus didukung secara berkelanjutan. Asep Subrata, S.T.,M.K.P bersama tim juga berharap inovasi ini dapat diimplementasikan secara luas sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan menjadi referensi bagi akademisi atau kalangan pendidikan, praktisi, dan masyarakat umumnya dan untuk memotivasi para ASN lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung dapat berkontribusi secara langsung dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui riset atau pun karya ilmiah...