Padang, RajawaliNusantara | Di usianya yang masih remaja, Faiza Ilham telah menunjukkan dedikasi luar biasa terhadap Al-Qur’an. Lahir di Padang pada 14 April 2009, siswi MAN 1 Padang Pariaman ini berhasil mengukir sederet prestasi membanggakan di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Faiza merupakan anak pertama dari pasangan Ilham Syah dan Ira Maiyastri, bertempat tinggal, di Rimbo Panjang, Nagari Sungai Abang Lubuk Alung. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menanamkan kecintaan pada Al-Qur’an sejak dini. Tidak hanya orang tua, kehadiran adiknya, Fiony Ilham, juga menjadi penyemangat bagi Faiza untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuannya.
Diolah sejak kecil dengan disiplin mengaji
Bakat Faiza dalam tilawah tidak muncul begitu saja. Sejak kecil, ia telah terbiasa mengikuti kegiatan mengaji di rumah dan lingkungan sekitar. Ia juga mendapat bimbingan dari guru-guru mengaji yang memperhatikan kualitas suara, tartil, serta makhraj hurufnya.
Perjalanan pendidikannya dimulai di SDN 21 Lubuk Alung, dilanjutkan ke SMPN 1 Lubuk Alung, dan sekarang menempuh pendidikan di MAN 1 Padang Pariaman. Di sekolah, Faiza dikenal sebagai siswi yang tenang, bersahaja, dan aktif dalam kegiatan keagamaan.
Guru-guru menyebut, Faiza bukan hanya berprestasi pada lomba, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, rajin mengikuti kegiatan pesantren kilat, hafalan, dan pembinaan MTQ.
Deretan prestasi tingkat provinsi
Kompetisi MTQ menjadi panggung utama yang membawa nama Faiza dikenal luas. Beberapa prestasi yang telah diraihnya antara lain:
- Qoriah Terbaik II MTQ Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat ke-39
Padang Panjang, 12–19 November 2021
Cabang Tilawah Anak-Anak Putri
- Hafidzah Harapan I MTQ Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat ke-40
Solok Selatan, 11–18 Desember 2023
Cabang Hafiz 1 Juz Tilawah Putri
- Qoriah Terbaik I MTQ Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat ke-41
Bukittinggi, 12–18 Desember 2025
Cabang Tartil Menengah Putri
Capaian ini menunjukkan konsistensinya dalam dunia tilawah dan tahfiz, sekaligus menjadi bukti bahwa kerja keras dan latihan yang terus-menerus membuahkan hasil.
Cita-cita: hafidzah dan pendidik Al-Qur’an
Faiza tidak berhenti pada prestasi. Ia memiliki cita-cita menjadi hafidzah dan pendidik Al-Qur’an yang mampu membimbing generasi muda agar mencintai kitab suci.
Menurut penuturan orang terdekat, Faiza membagi waktunya dengan disiplin antara sekolah, mengaji, menghafal, dan berlatih suara. Ia juga aktif mengikuti pembinaan MTQ untuk memperdalam lagu-lagu tilawah serta memperbaiki kemampuan tajwid.
Ia menyadari bahwa prestasi bukan tujuan akhir, tetapi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memberi manfaat bagi orang lain.
Inspirasi bagi generasi muda
Keberhasilan Faiza menjadi contoh bahwa usia muda bukan penghalang untuk berprestasi dalam bidang keagamaan. Di tengah gempuran teknologi dan media sosial, ia memilih fokus pada tilawah dan hafalan Al-Qur’an.
Pemerhati pendidikan keagamaan di Padang Pariaman berharap lahir lebih banyak generasi seperti Faiza yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual.
Dengan dukungan keluarga, sekolah, dan para pembina, Faiza Ilham digadang-gadang mampu melangkah lebih jauh hingga ke tingkat nasional. Namanya kini menjadi salah satu kebanggaan Padang Pariaman dalam ajang MTQ. ***